Jumat, 12 Maret 2010

ANALISIS KARAKTERISTIK INOVASI PADA “GUESS WORD”

A. Aspek Kebaruan
Metode “Guess Word” bagi saya merupakan metode pemantapan yang baru. Karena belum pernah digunakan sebelumnya. Baik selama saya masih duduk di bangku SD, SMP, SMA dan bahkan kuliah. Selama saya PPL di SMP Negeri 1 Sidoarjo pun metode ini belum pernah digunakan.
B. Aspek Reinvention (Penemuan Ulang)
Dari segi aspek penemuan ulang, metode ini sebenarnya bukan merupakan metode yang baru sekali. Metode ini saya adaptasi dari buku “Menjelajah Pembelajaran Inovatif” karangan Dr. Suyatno, M.Pd. Tetapi metode ini saya beri sedikit modifikasi. Pada buku tersebut dijelaskan siswa harus berpasang-pasangan untuk melakukan tebak kata. Tetapi yang saya gunakan siswa tidah berpasangan. Saya membagi kelas menjadi 2 kelompok besar dan berbaris 2 banjar. Untuk lebih jelasnya akan saya tuliskan langkah kerjanya sebagai berikut:
Menurut Dr. Suyatno, M.Pd.:
1. Menjelaskan TPK atau materi ± 45 menit
2. Meminta siswa berdiri di depan kelas dan berpasangan
3. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10x10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lain diberi kartu dengan ukuran 5x2 cm yang isinya tidak boleh dibaca/dilipat kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan di telinga.
4. Sementara siswa membawa kartu 10x10 cm membacakan kata-kata yang tertulis di dalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10x10 cm. Jawaban tepat apabila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau di telinga.
5. Apabila jawabannya tepat maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung member jawabannya. Dan seterusnya.
Guess word versi saya:
1. Guru menyampaikan garis besar materi yang akan diajarkan
2. Guru memberikan hand out kepada siswa
3. Guru meminta siswa untuk berdiskusi dengan teman sebangkunya tentang materi
4. Guru memberi kesempatan pada siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti
5. Guru meminta siswa untuk maju ke depan kelas dan berbaris menjadi 2 banjar, banjar yang satu merupakan barisan bangku sebelah kiri sedangkan yang lainnya adalah barisan bangku sebelah kanan.
6. Siswa yang paling depan diminta untuk berhadapan dengan siswa yang ada di belakangnya.
7. Kartu soal diletakkan di samping siswa yang paling depan.dan kartu jawaban ada di bawah kartu soal. Sehingga ketika siswa yang paling depan mengambil kartu soal, siswa yang di belakangnya langsung mengambil kartu jawaban yang dalam keadaan terlipat.
8. Setelah siswa yang paling depan membacakan soal, siswa di hadapannya harus menjawab, jika jawaban benar/sesuai dengan kartu jawaban, maka kartu soal dan jawaban di bawa oleh siswa yang berhasil menjawab tersebut. Tetapi siswa yang salah menjawab, kartu soal dan jawabannya diletakkan lagi. Dan siswa yang membacakan pertanyaan lansung lari ke barisan paling belakang. Dan seterusnya.
9. Sisiwa diberikan waktu antara 10-15 menit untuk menyelesaikan semua soal.
C. Aspek Kekhasan
Pada metode ini terdapat kekhasan yaitu penggunaan kartu dan adanya pola barisan.

1 komentar:

  1. boleh nggak minta referensinya ya! dikirim ke adeirma_0887@yahoo.com
    thanks before

    BalasHapus

 
pinky bio Design by: DAUS @ DAUS ENTERTAINMENT